Peranan Hukum Pidana Terhadap Pemberantasan Tindak Suatu Pidana Narkotika di Indonesia

Main Article Content

Lesmana Satria Gumilar
Rhenaldo Billy Pandapotan
Firas Hibatulmaqqi
Selpina Hermansyah

Abstract

The way law enforcers impose sanctions on perpetrators of narcotics crimes for others, where it is used by perpetrators to meet one's medical needs, because there are so many law enforcers who apply unfairly because they do not see the good side in terms of forgiving reasons and justifying reasons for the perpetrators. , this results in injustice being given to perpetrators where narcotics users for others cannot be categorized as criminals who can threaten the welfare and peace of life in society. Based on this, the author's aim is to analyze the role of law enforcement in providing sanctions against narcotics criminals who use narcotics for others and to analyze the legal protection provided to narcotics criminals who use narcotics for others. In this paper, the writer uses a descriptive analysis method as the research specification, a normative juridical method as an approach method, and the data analysis method used is a qualitative juridical method. The conclusion that the authors get is the role of law enforcement in providing sanctions against narcotics criminals who use narcotics for others to provide sanctions as regulated in Article 112 paragraph (1) of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics. Legal protection given to narcotics criminals who use narcotics for other people is narcotics users or narcotics abusers who receive treatment through medical rehabilitation or social rehabilitation as regulated in the Formulation of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gumilar, L. S., Pandapotan, R. B., Hibatulmaqqi, F., & Hermansyah, S. (2022). Peranan Hukum Pidana Terhadap Pemberantasan Tindak Suatu Pidana Narkotika di Indonesia. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 1(01). Retrieved from https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/22
Section
Articles

References

Asshiddiqe, J. (2010). Perkembangan & Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi. Sinar Grafika.

Dirdjosisworo, S. (1982). Pathologi Sosial. Alumni.

Endang, S. (2018). Perbandingan Kedudukan Penyidik Tindak Pidana Narkotika Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 5(2), 94–100.

Faisal, M. A., & Ali Firmansyah, C. Z. (2009). Pengenaan Pidana Penggunaan Narkotika Golongan 1 Jenis Ganja Sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun. Prosiding Ilmu Hukum, 2(5), 549.

Fitria Chusna Farisa. (2017, August). Kisah Ganja Medis Fidelis untuk Sang Istri yang Berujung Bui... Halaman all - Kompas.com. Kompas.Com.

Muladi & Barda Nawawi Arief. (1994). Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Alumni.

Muntaha. (2011). Aspek Yuridis Penyalahgunaan Narkotika Di Kalangan Remaja. Mimbar Hukum, XXIII(1), 213.

Mustafa, M. (2007). Kajian Sosiologi terhadap Kriminalitas, Perilaku menyimpang, dan Pelanggar Hukum. Jurnal Konstruksi Hukum, 5(2), 2013–2015.

Rasdianah, R., & Nur, F. (2018). Efektivitas Pelaksanaan Rehabilitasi Medis Terhadap Pecandu Dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Di Provinsi Gorontalo. Jurisprudentie : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah Dan Hukum, 5(2), 166. https://doi.org/10.24252/jurisprudentie.v5i2.6282

Reksodipuro, M. (2007). Hak Asasi Manusia Dalam Sistem Peradilan Pidana. Lembaga Kriminologi Universitas Indonesia.

Ronny Hanitijo Soemitro. (2010). Dualisme Penelitian Hukum (Normatif dan Empiris). Pustaka Pelajar.

Rudiana. (2010). Peranan Badan Narkotika Nasional Dalam Penegakkan Hukum Terhadap Tindak Pidana Narkotika. Universitas Muhammadyah Surkarta.

Sasangka, H. (2003). Narkoba dan Psikotropika Dalam Hukum Pidana. Mandar Maju.

Sidharta, S. I. dan. (2009). Metode Penelitian Hukum : Konsistensi dan Refleksi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Simamora, W., & Suranta, F. A. (2014). Kajian Hukum Atas Peran Kepolisian Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus di Kepolisian Resort Humbahas). Jurnal Mercatoria, 7(2), 179–192.

Sirait, E. W. & R. (2018). Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan Tindak Pidana Narkotika Yang Dilakukan Pengedar pada Putusan No : 2071/Pid.Sus/2016/Pn-Mdn). Jurnal Hukum, 5(1), 7.

Soemitro, R. H. (1985). Metode Penelitian Hukum. Ghalia Indonesia.

Sudrajat, T. (2011). Perlindungan Hukum terhadap Hak Anak sebagai Hak Asasi Manusia PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK ANAK SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SISTEM HUKUM KELUARGA DI INDONESIA LAW PROTECTION TOWARDS CHILDREN AS A PART OF HUMAN RIGHTS IN THE PERSPECTIVE . Ilmu Hukum, 54, 111–132.

Sutiyoso, B. (2006). Metode Penemuan Hukum. UUI Press.

Yunita, A. (2014). Analisis Yuridis Tindak Pidana Narkotika Jenis Baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. JOM Fakultas Hukum, 1(2), 9.

Most read articles by the same author(s)