@article{Zanzibar_Agung Pranata Weynanda_Mochamad Falerio Atorik_Pratama_2024, title={Etika Dalam Stoik}, volume={1}, url={http://journal.forikami.com/index.php/praxis/article/view/635}, abstractNote={<p>Etika Stoik adalah salah satu aspek penting dari filsafat Stoisisisme, yang menekankan pengembangan karakter moral dan pencapaian kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pandangan Stoik, etika adalah tentang pengembangan karakter moral dan pencapaian kebijaksanaan yang membawa manusia menuju kebahagiaan yang sejati. Melalui pengendalian emosi, penerimaan terhadap takdir, dan hidup sesuai dengan prinsip-prinsip alam semesta, manusia dapat mencapai kehidupan yang berarti dan memenuhi. Adapun manfaat dari stoikisme dalam kehidupan sehari-hari mendorong kita untuk secara teratur merenungkan tindakan dan perilaku kita sehari-hari. Dengan menerapkan prinsip stoikisme ini, kita akan mampu membuat keputusan yang lebih bijaksana dan memahami bagaimana tindakan kita mempengaruhi diri kita sendiri dan orang lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan filosofis dan historis. Stoikisme didirikan di Athena oleh pedagang Fenisia Zeno dari Citium sekitar abad ke-3 sebelum Masehi. Awalnya disebut Zenonisme kemudian dikenal menjadi Stoikisme karena Zeno dan para pengikutnya bertemu di Stoa PoikilĂȘ, atau Beranda Berlukis.</p>}, number={02}, journal={Praxis: Jurnal Filsafat Terapan}, author={Zanzibar, Zanzibar and Agung Pranata Weynanda and Mochamad Falerio Atorik and Pratama, Mohammad Alvi}, year={2024}, month={Mar.} }