Studi Identitas Agama pada Remaja : Warisan vs Self Choice

Main Article Content

Dwi Haryanti
Farasifa Chairunissa

Abstract

Muncul banyak cuatan di media sosial mengenai agama warisan, banyak yang beranggapan bahwasanya agama yang mereka anut saat ini hanya sebatas identitas yang diwariskan saja, tentunya banyak pendapat yang pro dan kontra mengenai pandangan ini. Lemahnya pendirian serta pemahaman mengenai diri sendiri menjadikan remaja sebagai pihak yang paling mudah dipengaruhi dalam pandangan mereka tentang agama. Jurnal ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana remaja memandang agama sebagai keyakinan yang dia pilih, serta mencari tahu apakah remaja telah memutuskan untuk menganut kepercayaan atas pilihan sendiri atau hanya sebatas kepercayaan yang telah ia terima sejak lahir saja. Dengan melakukan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui studi pustaka dengan mengumpulkan pustaka menggunakan pencarian seperti google scholar, jurnal penelitian ilmiah, jurnal psikologi. Beberapa literatur menunjukkan bahwa remaja hanya menjalankan agamanya berdasarkan ikut-ikutan saja, Hal ini terjadi ketika remaja hanya mengikuti agama orang tua atau keluarganya tanpa memahami dan mempraktikkan nilai-nilai agama tersebut dengan sungguh-sungguh. Namun, setelah menginjak usia 18 tahun, remaja dapat memeluk agama sesuai kepercayaannya sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa remaja memilih agamanya atas dasar pilihan dirinya, bukan karena ikut-ikutan dengan orang tua atau lingkungan sekitarnya. Remaja yang mempercayai agamanya sebagai warisan dari keluarga atau lingkungan sekitar tanpa melakukan eksplorasi atau pemikiran yang mendalam tentang keyakinan agama tersebut, dapat dikategorikan sebagai remaja dengan status identitas identity foreclosure. Sedangkan remaja yang memilih agamanya sendiri setelah melakukan eksplorasi dan refleksi pribadi, dapat dikategorikan sebagai remaja dengan status identitas identity achievement.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Haryanti D, Chairunissa F. Studi Identitas Agama pada Remaja : Warisan vs Self Choice. MODERASI [Internet]. 2023 Dec. 12 [cited 2024 Jul. 25];1(01). Available from: http://journal.forikami.com/index.php/moderasi/article/view/448
Section
Articles

References

Amelia, F. (2022). Peran orang tua dalam pendidikan agama islam pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 2(1), 207–213. https://ejournal.stai-tbh.ac.id/al-liqo/article/download/148/131/573

Arini, D. P. (2021). Emerging adulthood : pengembangan teori erikson mengenai psikososial pada abad 21. Jurnal Ilmiah PSYCHE, 15(1), 11–20. https://journal.binadarma.ac.id/index.php/jurnalpsyche/article/download/1377/739/#:~:text=Emerging%20adulthood%20adalah%20tahapan%20usia,memiliki%20kemandirian%20untuk%20memutuskan%20keputusan.

Asir, A. (2014). Agama dan fungsinya dalam kehidupan umat manusia. 1(1), 50–58. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/alulum/article/view/1757/1301

Budiman, H. (2015). Kesadaran beragama pada remaja Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 6, 20869118. https://media.neliti.com/media/publications/56894-ID-kesadaran-beragama-pada-remaja-islam.pdf

Christiana, H. (2021). Metodologi Penelitian. 14–15.

Hadinata, E. O. (2018). Pemaknaan agama dalam sebuah keluarga bagi remaja dalam perspektif genuine psychology. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 3(2), 302–313. https://onesearch.id/Record/IOS7825.article-5626?widget=1

Nasrudin, E. (2008a). Hubungan anatara gaya pengasuhan orang tua tipe Enabling dan Constraining dengan komitmen dan pembentukan status identitas keberagamaan remaja akhir. Psypathic, 1(1), 57–66.

Nasrudin, E. (2008b). Hubungan antara gaya pengasuhan orang tua tipe enabling dan constraining dengan komitmen dan pembentukan status identitas keberagaman remaja akhir. Psympathic, Jurnal Ilmiah Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan, 1(1), 1–10.

Putra, Y. I. F. P., & Sarwika, Y. W. (2021). Pengambilan keputusan religiusitas pada remaja yang memiliki orang Tua beda agama. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 08(01), 224–238.

Rijal, F. (n.d.). Perkembangan jiwa agama pada masa remaja (Al-Murahiqah).

Wahid, A. D. (2021). Dinamika psikologis pemuda yang berpindah agama : sebuah studi kasus deskriptif. Character: Jurnal Penelitian Psikolog, 8(4), 1–12.

Yuhani’ah, R. (2022). Psikologi agama dalam pembentukan jiwa agama remaja . Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1(1), 12–42. https://journal.staimaarifkalirejo.ac.id/index.php/jkpi/article/view/5